Bima Dijadikan Pilot Project Daerah Tangguh Bencana

Selasa, 25 Agustus 20150 komentar

KM-Madapangga—Secara geologis posisi Indonesia yang berada pada pertemuan tiga lempeng aktif  sangat rawan terhadap bencana letusan gunung berapi, baik dari aktivitas vulkanis maupun tektonik. Sedangkan di Kabupaten Bima, terdapat beberapa jenis bencana yang terjadi. Seperti kekeringan, banjir, gagal panen pertanian, angin puting beliung, erupsi gunung api, gempa bumi dan tanah longsor. Karena demikian, Kabupaten Bima sebagai salah satu daerah pilot project daerah tangguh bencana. 
            “Bencana yang terjadi akan menimbulkan gangguan dalam inisiatif pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah dan  masyakarat. Termasuk hilangnya sumber sumber daya, terganggunya program pemerintah maupun iklim investasi, pelayanan kesehatan dan pendidikan serta sektor lainnya,” ujar pejabat Bupati Bima Drs Bachrudin M.Pd pada rapat penyusunan konsep daerah tangguh bencana, baru-baru ini.
            Kata Bachrudin, membangun daerah yang tangguh dalam menghadapi bencana, pada hakekatnya mengimplementasikan konsep pengurangan resiko bencana. Baik resiko kepada manusia maupun lingkungan. “Ini tak hanya tugas pemerintah, melainkan sudah menjadi persoalan global,” tuturnya.
            Dalam melaksanakan amanat UU No 24 tahun 2007  tentang penanggulangan bencana yang menyatakan, bahwa penyelenggaraan penanggulangan bencana adalah serangkaian upaya yang meliputi penetapan kebijakan pembangunan yang berisiko timbulnya bencana, kegiatan pencegahan bencana, tanggap darurat dan rehabilitasi. “Konsep daerah tangguh bencana diharapkan kedepan dapat menjadikan sebagai wahana yang strategis,” ujar Bachrudin.

            Sementara itu, dalam rapat konsep daerah tangguh bencana tersebut dihadiri Dirjen Pengembangan Daerah Tertinggal Pusat DR Ir Suprayoga Hadi M.SP, staf ahli Kementerian Pengembangan Daerah Tertinggal Ir Rahmat Tatang Gunardi, Direktur Pengembangan Daerah Rawan Bencana Drs Hasnan Ma’ani sekaligus  Moderator, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) H Sumarsono SH,MH dan para Kepala SKPD terkait, camat dan kepala desa rawan bencana.(Muhsen)
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. KAMPUNG MADAPANGGA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger